
7 Fitur Android yang Belum Bisa Ditiru iPhone Hingga Saat Ini – Salah satu keunggulan Android yang paling menonjol adalah fleksibilitas dalam mengatur layar utama (home screen). Pengguna Android bisa menambahkan widget interaktif, shortcut aplikasi, folder, hingga memilih tampilan ikon sesuai preferensi.
iPhone, di sisi lain, baru mulai menghadirkan widget di iOS 14, namun tingkat kustomisasinya masih terbatas dibanding Android. Pengguna iPhone tidak bisa menempatkan ikon di posisi bebas atau membuat tampilan layar sepenuhnya sesuai kreativitas mereka. Android memungkinkan personalisasi yang lebih dalam, mulai dari launcher pihak ketiga hingga tema khusus, sehingga pengguna bisa membuat ponselnya unik sesuai gaya masing-masing.
Kustomisasi ini membuat Android lebih fleksibel untuk produktivitas. Misalnya, widget kalender, cuaca, dan catatan bisa langsung diakses tanpa membuka aplikasi, sesuatu yang masih terbatas pada iPhone.
2. Port USB-C dan Kemampuan Charging Cepat
Banyak perangkat Android kini menggunakan port USB-C yang seragam, memungkinkan transfer data cepat dan pengisian daya super cepat. Beberapa ponsel Android mendukung fast charging hingga 100W, yang bisa mengisi baterai dari 0% hingga 50% dalam hitungan menit.
iPhone masih menggunakan port Lightning, yang memiliki kecepatan transfer lebih lambat. Meski Apple memperkenalkan pengisian daya cepat, batas maksimalnya masih kalah dibanding beberapa flagship Android. Selain itu, Android menawarkan pengisian nirkabel dan reverse charging (mengisi daya perangkat lain), fitur yang belum tersedia di iPhone.
Dengan keunggulan ini, Android lebih unggul bagi pengguna yang membutuhkan pengisian cepat dan fleksibilitas kabel universal untuk berbagai perangkat.
3. Layar dengan Refresh Rate Tinggi
Refresh rate tinggi menjadi salah satu fitur Android yang sulit disaingi iPhone. Banyak ponsel Android flagship kini memiliki layar dengan refresh rate 90Hz, 120Hz, hingga 144Hz. Hal ini membuat animasi, scrolling, dan gaming lebih halus dan responsif.
Sementara itu, iPhone hanya baru mendukung ProMotion 120Hz di model tertentu, dan masih terbatas pada seri Pro. Android memberikan pengalaman layar yang mulus lebih luas, bahkan pada ponsel mid-range, sehingga pengguna merasakan sensasi visual lebih menyenangkan tanpa harus membeli model paling mahal.
Keunggulan ini sangat terasa bagi gamer mobile dan pengguna yang banyak menghabiskan waktu untuk scrolling atau menonton video dengan frame tinggi.
4. Baterai Besar dan Mode Hemat Daya yang Fleksibel
Baterai ponsel Android cenderung lebih besar, dengan kapasitas 4000 mAh hingga 6000 mAh, dibanding iPhone yang biasanya berada di kisaran 3000 mAh. Android juga memiliki mode hemat daya yang bisa dikustomisasi: menonaktifkan aplikasi tertentu, menurunkan refresh rate, hingga mengubah performa CPU.
iPhone memang memiliki optimisasi baterai yang baik, tetapi fleksibilitas dalam pengaturan hemat daya masih terbatas. Android memberi pengguna kontrol penuh untuk menyesuaikan konsumsi daya, sehingga ponsel bisa bertahan lebih lama sesuai kebutuhan aktivitas sehari-hari.
Bagi pengguna yang sering bepergian atau bekerja di luar ruangan, keunggulan baterai besar dan mode hemat daya yang fleksibel membuat Android lebih praktis dibanding iPhone.
5. Multi-Tasking dan Split Screen
Android memungkinkan penggunaan multi-tasking yang lebih kompleks. Fitur split screen memungkinkan pengguna menjalankan dua aplikasi sekaligus, misalnya menonton video sambil membalas chat, atau membaca dokumen sambil menulis catatan.
iPhone hingga saat ini belum mendukung split screen pada iOS untuk aplikasi pihak ketiga, meski iPad memiliki fitur serupa. Android memberikan kenyamanan bagi pengguna yang mengutamakan produktivitas, karena mereka bisa bekerja lebih efisien tanpa harus bolak-balik antara aplikasi.
Fitur multi-tasking ini menjadi penting untuk pekerja mobile, pelajar, dan content creator yang memerlukan multitasking intensif.
6. Slot MicroSD dan Dual SIM
Banyak ponsel Android masih menyediakan slot MicroSD untuk menambah kapasitas penyimpanan, serta mendukung dual SIM untuk penggunaan kartu lokal dan internasional sekaligus. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih besar dibanding iPhone, yang tidak memiliki slot MicroSD dan hanya bisa menggunakan satu SIM fisik plus eSIM.
Dengan slot tambahan dan dual SIM, pengguna Android bisa menyimpan lebih banyak data, foto, dan video tanpa khawatir kehabisan ruang. Selain itu, dual SIM berguna bagi mereka yang sering bepergian atau membutuhkan nomor kerja dan pribadi dalam satu perangkat.
Keunggulan ini membuat Android lebih fleksibel untuk penggunaan sehari-hari dan mendukung mobilitas tinggi.
7. Opsi Konektivitas Lebih Luas
Android unggul dalam hal konektivitas. Selain Bluetooth dan Wi-Fi, banyak ponsel Android mendukung NFC untuk pembayaran digital, FM Radio, infrared blaster, dan USB OTG untuk membaca flashdisk atau perangkat lain langsung dari ponsel.
iPhone terbatas pada fitur tertentu, misalnya AirDrop dan Apple Pay, serta tidak memiliki FM Radio atau infrared. Android memberikan opsi lebih banyak bagi pengguna yang ingin menghubungkan ponsel dengan berbagai perangkat atau memanfaatkan fungsi tambahan tanpa harus membeli aksesori tambahan.
Fleksibilitas konektivitas ini membuat Android lebih ramah bagi pengguna yang ingin mengintegrasikan ponsel dengan gadget lain atau memanfaatkan fitur canggih tanpa terbatas ekosistem tertentu.
Kesimpulan
Android memiliki berbagai fitur unggulan yang hingga saat ini belum bisa ditiru iPhone secara menyeluruh. Dari kustomisasi layar utama, port USB-C dan fast charging, layar dengan refresh rate tinggi, baterai besar dan mode hemat daya, multi-tasking, slot MicroSD dan dual SIM, hingga opsi konektivitas yang lebih luas.
Keunggulan ini membuat Android lebih fleksibel dan praktis bagi pengguna yang membutuhkan pengalaman personalisasi, produktivitas, dan mobilitas tinggi. Sementara iPhone tetap unggul pada ekosistem yang stabil, keamanan, dan performa optimal, Android menawarkan kebebasan dan fitur yang lebih variatif, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak pengguna.
Bagi mereka yang menghargai fleksibilitas dan kemampuan multi-fungsi, Android tetap menjadi pilihan utama, dengan inovasi yang terus berkembang dan fitur-fitur yang belum sepenuhnya ditiru oleh iPhone hingga saat ini.